Doa Putih

Abdurrahman El Husaini


(Bagi Hamid Jabbar yang pamit duluan)

Hari-hari terasa semakin siang

Warna-warna lampu pucat melukis angin musim yang diam

Dan ketika sinar bulan mengetuk pintu rumahmu

Senyum fana purnamu menulis puisi keabadian

Putih

Seputih rangkaian melati doa yang kutasbihkan di pusaramu

ALLAAHUMMAGHFIRLAHU WARHAMHU WAAFIHI WA’FUANHU

ALLAAHUMMAGHFIRLAHU WARHAMHU WAAFIHI WA’FUANHU

ALLAAHUMMAGHFIRLAHU WARHAMHU WAAFIHI WA’FUANHU

ALLAAHUMMAGHFIRLAHU WARHAMHU WAAFIHI WA’FUANHU

ALLAAHUMMAGHFIRLAHU WARHAMHU WAAFIHI WA’FUANHU

Ziarah waktu

Tersungkur

Mencium

Keningmu

Amin.

 

Juni 2004

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: